Wednesday, September 20, 2006

Digital Camera

Lagi - lagi kemajuan technologi memberikan sejuta kemudahannya, kali ini kamera. Dulu kamera menjadi barang yang langka sekali dan eplosive, masih ingetkan bagaimana ribetnya kamera jaman dulu yang anda saksikan di film - film documenter. Harus diangkat dengan tripotnya kemana - mana, harus ditutupin dan disimpan di dalam peti [kotak]dan hasilnyapun masih yang hitam putih, itu dulu... kini semuanya sudah berubah!.. trenteng..!! [pahlawan bertopeng Mode ON]
Kamera digital, memberikan banyak kemudahan dari segi design yang mudah digunakan dan dibawa kemana - mana [ kecuali ke-kamar mandi]fasilitasnyapun banyak. Anda tentunya sudah tahu [terus ngapain lagi aku ceritain ya] ya ya... lanjut...
LCD yang besar mempermudahkan untuk merepiew hasil jepretan, kemampuan menyimpan puluhan photo, bisa digunakan dalam berbagai suasana baik di dalam maupun diluar ruangan karena di lengkapi dengan modus pengatur, zoom dan lensa serta fasilitas lainya yang mempermudah pengabilan photo, editing sampai dengan proses percetakan.
Ada beraneka merk dan series di pasaran lengkap dengan accessoriesnya, jika dulu kita hanya mengenal fuji dan beberap merek lainya pada kemera pocket kini ada merek Canon, Casio, Fuji, Kodak, Konika minolta, Nikon, Olympus, Panasonic, Pentax, Sanyo, Sony dan merek lainya. Tentu setiap merek dan series mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri bagi mereka yang propesional dalam photograpi, tetapi bagi kita yang awam fasilitas kemudahan yang diberikan malah bikin bingung sendiri mengunakanya di tambah dengan istilah - istilah seperti ISO speed, shutter speed, noise dll... [ga tahu+ga ngeti lagi istilah lainya...]

Trademark of mobilephone

Nokia, mottorola, samsung, panasonic dan sederet merek handphone yang menyerbu pasaran handphone di Indonesia dari beberapa tahun belakangan ini, membuat banyak pilihan sesuai kebutuhan dan isi kantong para konsumen di Indonesia. Tetapi terkadang merek suatu produck lebih dominan mempengaruhi seorang pembeli handphone, selain pasilitas, kemudahan me-oprasikanya dan kemudahan perwatan serta sukucadang yang terjangkau. Untuk pasar handphone di Indonesia sampai saat ini masih di kuasai oleh merek- merek Nokia hampir dari 60% dan disusul oleh merek - merek lain. Bukan bermaksud mepromosikan Nokia [karena aku ga dapet bayaran :D]tetapi benar handphone Nokia apapun seriesnya selalu menjadi serbuan konsumen di Indonesia, ini tidak lebih dari keungulan produck Nokia, baik dari design-nya,servicesnya, fasilitas dan content,kemudahan dalam perawatannya dan tentunya harga serta kwalitas yang bersaing dengan merek - merek lain. "Bandel" biasa orang - orang menyebutnya...,
bukan bermaksud meredahkan merek - merek handphone lainnya :D
Nah apa merek handphone anda?... apakah alasan harga dan kwalitas serta design menjadi alasan utama anda membeli handphone yang anda pakai sekarang?... Dan biasanya orang Indonesia suka latah terhadap Trend, apakah anda temasuk didalamnya dengan menganti handphone lama anda dan mengatikan dengan handphone keluaran terkini?.. fullcolor, polyphonic, vga camera dan fasilitas handphone terkini lainya..
Orang yang mengikuti trend biasanya suka mengati barang lamanya dengan barang baru, biasa kurang PD-lah ga pakai merek ini, series lama dan bla - bla lainya dan sedikit cuek akan kebutuhan sebenarnya memakai Handphone. Ya padahal butuhnya cuma buat SMS [sms siapa ini bang?...] MMS dan yang paling nyebelin CM (cuma misscall!) coz ga sanggup ngisi pulsa :D apalagi?... Kebutuhan tentu berbeda dengan anda yang mobile sekali untuk memudahkan pekerjaan anda.
Kembali, sudah puaskah anda dengan handphone yang anda gunakan sekarang?...

Peringatan!
Anda yang selalu melirik HP setiap kurang dari 10 menit, sebaiknya anda memeriksakan diri kedokter dan menyimpan handphone anda jauh - jauh dari anda [di ibahin ke aku, boleh banget!]
untuk terhindar dari "kecanduan" memakai alat - alat komunikasi yang berlebih!

Monday, September 18, 2006

bollywood movie

Anda yang suka dengan bollywood pasti tidak lupa untuk menyaksikan film - film yang dimainkan oleh artis - aktor bollywood kesayangan anda baik di stasiun televisi maupun di bioskop2. Anda pastikenal Aishwarya Rai, Namrata Shirodkar, Amisha Patel, Nandana Sen, Amrita Rao, Neha Dhupia, Antara Mali, Pooja Batra, Ayesha Takia, Preeti Jhangiani ,Bhumika Chawla, Preity Zinta,Bipasha Basu, Priyanka Chopra, Celina Jaitley, Rani Mukherjee, Diya Mirza, Raveena Tandon,
Esha Deol, Ria Sen, Kajol Mukherjee, Shilpa Shetty, Kareena Kapoor, Soha Ali Khan, Karishma Kapoor, Sonali Bendre, Katrina Kaif, Sushma Reddy, Lara Dutta, Sushmita Sen, Madhuri Dixit, Tanushree Dutta, Mahima Choudhary, Tanisha Mukherjee, Mallika Sherawat, Twinkle Khanna, Manisha Koirala, Urmila Matondkar dll [pssttt hasil copa nih]

Begitu besarnya dunia perfilman India dengan Bollywoodnya, terbukti hampir setiap hari di salah satu stasiun tv di negeri ini menayangkan film - film bollywood. Ini baru di Indonesia belum lagi di Malaysia dan beberapa negara asia lainnya. Film yang tidak lepas dengan tarian dan nyanyian ini serasa tidak pernah mati, bahkan semakin bersinar berdampingan dengan film-film laga hongkong.
Apa rahasia mereka?... sehingga tak jarang di negeri ini ikut - ikutan membuat film - film bergaya bollywood walaupun masih jauh dari bollywood :D Nah anda tentu pernah menonton film bollywood India walaupun hanya sekali, apa pendapat anda tentang bollywood?...
setujukan anda bahwa film bollywood memang mempunyai cirikhas sendiri dari film film yang beredar di dunia?...

S t a m p ? . . .

Prangko adalah alat pembayaran bila kita ingin mengirim surat. Prangko berbentuk secarik kertas kecil yang ditempelkan pada amplop sebelum dikirim. Masih inggat waktu jaman aku sekolah dulu suka banget ngumpulin perangko sampai menghabiskan dua album photo, setengah album di penuhi oleh wajah mantan Presiden Soeharto yang kala itu memang banyak menghiasi perangko dari bermacam pecahan di era 80-an disusul perangko dengan tema bebas termasuk beberapa prangko luar negeri yang di dapet dari ngecongkel koper usang punya kakak:D wakakak..
Dan aku berikan satu album kepada seorang teman untuk dia simpan dan satu lagi sudah hilang rimbanya hanya debu yang tersisa disudut laci meja belajarku... [didramatisir...]

Ngomongin perangko, membuat aku inggat sesuatu?... sejarah perangko sendiri itu seperti apa?... berhasil mendapat rujukan dari google kesebuah situs yang menulis seperti dibawah:
"Perangko" berasal dari kata "Franko" yang diperkirakan berasal dari nama seorang Italia, yaitu Francesco de Tassis, dari keluarga Thurn and Taxis (Mengenai Filateli oleh Richard Yani Susilo, hal. 23). Pada waktu itu, dia membuat suatu sistem pengantaran pos di Eropa, dengan rute pengantaran pos itu hanya terbatas di kalangan raja atau bangsawan. Sistem ini untuk pertama kali dilakukan pada tanggal 18 Januari 1505.
Ide munculnya perangko berasal dari Sir Rowland Hill, anak seorang guru, lahir pada tanggal 3 Desember 1795. Mengapa ide ini muncul ? Karena terjadi penyalahgunaan jasa, setelah melihat kisah cinta sepasang remaja di Inggris. Tempat tinggal kedua remaja tadi berjauhan. Suatu ketika, kedua remaja tadi bersepakat membuat tanda-tanda tertentu yang hanya diketahui mereka berdua. Kemudian, mereka berulang kali mengirimkan surat tanpa mau membayar. Bagaimana hal ini bisa terjadi ?...
Oleh Sir Rowland Hill, kejadian yang merugikan pihak pos tersebut cepat diketahuinya, yang kemudian mengajukan tulisan di atas. Isinya sekedar pembaharuan sistem pos yang ada, yaitu tarif pos yang sama untuk seluruh bagian Inggris sampai dengan kiriman surat yang beratnya setengah ons. Perangko selama ini dianggap sebagai suatu benda pos belaka. Padahal, di dalamnya mengandung suatu pesan khusus, yang apabila dilihat dari segi komunikasi mempunyai nilai yang tak kecil artinya. Secara resmi, perangko dikeluarkan oleh Dinas Jawatan Pos Inggris pada tahun 1840, atas usul Sir Rowland Hill.
Di Indonesia sendiri, perangko untuk pertama kalinya diperkenalkan pada 1 April 1864, bergambar Raja Willem III. Dalam perkembangannya, kini pemanfaatannya tidak hanya sekedar sebagai ongkos kirim surat, melainkan secara intensif dan sistematik perangko dipergunakan untuk menyatakan sesuatu atau guna membawa suatu message (pesan atau amanat) yang lebih luas lagi. Yakni dapat dipergunakan sebagai sumber (sources) informasi dalam arti yang seluas luasnya.
sumber:dirgantara.idxc.org


Nah seperti biasa selalu muncul pertanyaan buat anda, masihkan anda relefankah penggunaan perangko[surat] di jaman tehnologi informasi seperti sekarang ini?... atau cukup sms [sambil dinyanyiin, bang sms siapa ini bang?...]
Seberapa besar peranan perangko pada komunikasi anda selama ini?...[sebelum anda mengenal suara tit tit tit -saru]